Sun. Nov 22nd, 2020

Tidak Salurkan BLT, Desa Terancam Tak Dapat DD

1 min read

Edy : Perangkat Desa Harus Segera Salurkan

JARRAKPOSLAMPUNG – Konsultan Pendamping Wilayah (KPW) II Lampung pada Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) menghimbau kepada seluruh perangkat desa se Provinsi Lampung agar mempercepat proses pendataan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Lampung, Edy Sudrajat mengatakan, pihaknya meminta adanya percepatan dalam penyaluran BLT terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Apalagi, kata dia, sebentar lagi masyarakat akan menyambut bulan suci Ramadhan.

“Ya, perangkat desa harus secepatnya melakukan pendataan, agar BLT segera dapat disalurkan,” kata Edy, Selasa (21/04/2020).

Menurut Edy, setiap desa wajib menyalurkan BLT bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Bahkan, kata dia, sanksi penghentian penyaluran DD akan diterima desa jika tidak menyalurkan BLT.

“Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 40 tahun 2020 pasal 47A, jelas disebutkan bahwa setiap desa yang tidak melaksanakan BLT, dikenakan sanksi berupa penghentian penyaluran DD,” tegas Edy.

Alokasi pemberian BLT, lanjut Edy, dibagi dalam tiga tingkatan dengan merujuk pada besaran dana desa. Desa yang memiliki anggaran kurang dari Rp800 juta, BLT dialokasikan sebesar 25 persen.

Kemudian desa yang memiliki anggaran Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar mengalokasikan BLT sebesar 30 persen. Terakhir, desa dengan anggaran di atas Rp1,2 miliar BLT yang dialokasikan 35 persen.

Untuk itu, dia menyarankan agar segera merevisi APDes dengan merujuk pada Permendagri nomor 20 tahun 2018. Sebab, dana desa akan fokus ke tiga hal yaitu penanganan Covid-19, Program Padat Karya Tunai Desa dan BLT. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.