Sun. Nov 22nd, 2020

Pilkada 2020 di Lampung, Tidak Lagi Zona Merah

1 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu ) Lampung memastikan jika Lampung saat ini bebas dari Zona Merah Indek Kerawanan Pemilu. Kendati demikian, dari data yang di ekspos Bawaslu, Lampung masih masuk dalam daftar daerah rawan sedang dengan indikator kuning.

Hal tersebut dikatakan, Anggota Bawaslu Lampung, Iskardo saat melakukan ekspose hasil pengawasan tahapan Pilkada serentak 2020 delapan kabupaten/kota di Lampung, di Tokopi Leipe, Jalan Ryacudu, Sukareme, Bandarlampung, Rabu (04/03/2020).

“Ya, kita bersyukur tidak lagi ada zona merah. Tapi dengan indikator kuning ini, artinya Lampung masih dibyatakan rawan sedang,” kata Iskardo.

Dari data yang ada, lanjutnya, ada beberapa wilayah yang Indek Kerawanan Pemilu (IKP) masih tinggi yakni berkisar antara 43,07-56,94. Hal itu, kata Iskardo, menunjukkan jika tinggkat kerawanannya masih tinggi.

“Indikatornya kuning untuk Lampung, tidak ada lagi zona merah. Kita lihat Lampung Tengah dan Pesawaran yang masih tinggi IKP-nya masih diatas 43,07,” tuturnya.

Selain itu, tambah Iskardo, di Lamteng rata-rata jumlah pemilih disetiap tempat pemungutan suara (TPS) mencapai jumlah maksimal yakni 600 pemilih per TPS.

“Artinya TPS-nya sangat padat dan rentan pelanggaran. Karenanya kita akan lebih perketat pengawasan,” pungkasnya.

Diketahui, Bawaslu telah mengumumkan indeks kerawanan pemilu dengan tiga kategori yakni rawan rendah berada pada skor 0-43,6, sedangkan rawan sedang dengan skor 43,07-56,94, kemudian untuk rawan tinggi dengan skor 56,95 – 100.

Secara nasional berdasarkan hasil penelitian Bawaslu rata-rata penyelenggaraan pilkada di kabupaten/kota berada dalam kategori rawan sedang dan penyelenggaraan pilkada provinsi masuk dalam kategori rawan tinggi. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.