Thu. Jan 14th, 2021

Gawat ! Ini Status Terakhir Kasus Pembangunan Kantor Bupati Sijunjung

1 min read

Sijunjung – Kasus gedung kantor Kabupaten Sijunjung sudah sampai ke meja tipikor reskrim Polres Sijunjung. Pembangunan gedung megah ini sempat diketahui mangkrak dan putus kontrak.

Pembangunan gedung kantor yang dimulai pada tahun 2018 dan berakhir pada tahun 2019 yang dikerjakan oleh PT Bangun Kharisma Prima(BKP) dengan pagu senilai Rp 43.791.700.000. Namun sayangnya PT BKP tak mampu mengerjakan pembangunan gedung tersebut sampai selesai. Dketahui pembangunan gedung kator bupati nan mewah ini mangkrak dengan nilai kurang lebihi bobot 80%.

Kini pada tahun 2020 Pemkab Sijunjung melalui dinas PUPR kembali menenderkan untuk melanjutkan pembangunan gedung kantor ini. Tender dimenangkan oleh PT Pura Giat Pembangunan dengan total pagu Rp 2.816.645.000 dengan pekerjaan seratus hari kalender.

Dikabarkan, pihak tipikor Polres Sijunjung diduga juga sudah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan.
Polresta Sijunjung melalui unit tipikor tak menampik isu tersebut. Kapolresta Sijunjung Andry Kurniawan, S.I.K., M.Hum melalui Unit Reskrim Tipikor menyampaikan , saat ini pihak mereka sedang memproses permasaalahan ini.

“Yang masih bergulir pemeriksaan adalah kegiatan pembangunan gedung kantor bupati adalah pembangunan yang terhenti ahun 2018 hingga 2019 terhenti akibat putus kontrak, bukan proses tender,” sebut Kapolresta Sijunjung Andry Kurniawan, S.I.K., M.Hum melalui Unit Reskrim Tipikor.

Hingga saat ini, pihaknya telah memanggil sejumlah pihak terkait diantaranya pihak pelaksana dan PPK. “Dan apabila ada yang kami panggil, itu adalah dari pihak pelaksana dan PPK,” sebut salah satu sumber media ini.

Reporter : Chris Gangga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.