Fri. Nov 20th, 2020

Cak Zastrouw: Local Wisdom, Global Solutions

1 min read

Dari Dialog Klasika : Rethinking Of Indonesia

JARRAKPOSLAMPUNG – Wisdom (kearifan) ini yang membuat bangsa kita menjadi lentur sekaligus kritis. Hal tersebut terbentuk dari krangka integrasi rasionalitas dan spiritualitas.

Demikian dikatakan Kiyai Ngatawi Al Zastouw dalam pemaparannya pada diskusi di Rumah Idiologi Klasika, Bandarlampung, Kamis (13/02/2020).

Menurut kiyai nyentrik yang beken disapa Cak Zastrouw itu, karakteristik bangsa Indonesia terletak pada kearifan itu sendiri. Itu sebabnya, 350 tahun bangsa ini dijajah tetapi Islam tidak pernah hilang.

“Lihat Spanyol. Beratus tahun Islam berkuasa, begitu ganti rezim, tidak sampai 10 tahun Islam tersingkir dan hilang,” kata Cak Zastrouw.

Karenannya, kata dia, kita perlu mengintegrasikan rasionalitas dan spiritualitas dan memahami secara utuh krangka paradikma barat yang disebut dalam krangka modernisme tersebut.

“Dibarat juga sebenarnya sama bahwa spiritualitas pada level dan wilayah tertentu juga dipraktikkan, hanya saja di hidden karena mereka sadar bahwa jika spiritualitas itu ditonjolkan akan merusak skema modernisme yang dijejalkan ke kita,” jelasnya.

Modernisme barat itu, lanjutnya, hanya sebagaian dari krangka berfikir secara utuh. Pelengkapnya adalah spiritualitas yang tentu bukan spiritualitas sampah.

“Yang harus kita perjuangkan agar apa yang masuk ke negara kita bukan sampah (modernisasi sampah, spiritualitas sampah), kita harus memiliki strategi kebudayaan,” paparnya.

Kompetensi rasional dan spirutual itu sama. Lalu, mengapa kita tidak mengakui hal tersebut sebagai khasanah sistem pengetahuan milik kita.

Sebagai penutup, Cak Zastrouw berpesan bahwa mata air kebudayaan Indonesia saat ini jejaknya sudah hilang, tertimbun oleh sampah-sampah peradaban bangsa lain.

“Tugas Klasika adalah menggali gorong-gorong kebudayaan dari tumpukan sampah, sehingga airnya memancar dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.