Sun. Nov 22nd, 2020

Bayi 11 Bulan di Lamsel Positif Covid-19

2 min read

Sempat Negatif Saat Rapid Test
Memiliki Penyakit Penyerta Radang Paru-Paru

JARRAKPOSLAMPUNG – Bayi laki-laki berusia 11 bulan, putra seorang ojek online (Ojol) asal Lampung Selatan (Lamsel) dinyatakan positif terinfeksi covid-19. Kondisi bayi dalam keadaan sehat dan sedang menjalani isolasi mandiri.

TONTON VIDEO PENJELASAN LENGKAPNYA DI SINI

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana mengatakan,

“Baru kali ini ada pasien konfirmasi positif kami (di Provinsi Lampung), seorang bayi umurnya 11 bulan,” kata Reihana dalam konferensi persnya via video, Selasa (05/05/2020).

Sebelum hasil swebnya menunjukkan hasil positif, sang bayi sempat mengalami batuk, pilek, dan sesak nafas. Namun, kata dia, bayi tersebut tidak demam.

“Bayi sempat dibawa orang tuanya ke sebuah RS Swasta di Bandarlampung, 14 April 2020 dan dilakukan rapid test dan hasilnya negatif non reaktif,” jelas Reihana.

Bayi tersebut tercatat sebagai pasien positif ke 55 di Lampung. Menurut pengakuan orang tua, kata Reihana, sang bayi memiliki penyakit pneumonia sejak usia tiga bulan.

“Berdasarkan keterangan orangnya, riwayat pasien memiliki penyakit pnemounia sejak usia tiga bulan. Pihak rumah sakit melakukan tes cepat (rapid test) dan swab. Pada 15 April 2020, hasil tes cepat negatif nonreaktif. Pada 17 April 2020 diambil swab dan dokter menyarankan pulang,” tuturnya.

Pada 2 Mei 2020, lanjut Reihana, hasil swab dari BTKL Palembang tiba di Lampung. Hasilnya bayi tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 dan diisolasi mandiri.

Data saat ini, tambah dia, Lampung memiliki total ODP 3.247 orang, masih dipantau 14 hari 499 orang, selesai dipantau 2.747 orang, dan ODP meninggal dunia 1 orang.

Untuk total PDP, kata dia, saat ini mencapai 82 orang, masih dirawat diisolasi 16 orang, dan sudah sembuh dan pulang hasilnya negatif 53 orang, dan PDP meninggal dunia 13 orang.

Sementara, pasien positif  Covid-19 di Lampung ditambah satu pasien baru bayi 11 bulan menjadi 55 orang, masih dirawat 33 orang, meninggal dunia 5 orang, dan pasien positif sudah sembuh dan sebagian sudah pulang sebanyak 13 orang. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.