Thu. Nov 26th, 2020

Bantuan Terus Mengalir, Arinal : Lampung Masih Zona Hijau!

3 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Sedikitnya tiga komponen masyarakat menunjukkan kepeduliannya terhadap beban pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Ya, adalah Bank Indonesia, Baznas dan Komunitas Masyarakat Lampung Perantauan di Jakarta menyerahkan bantuan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, Selasa (21/04/2020).

Bertempat di Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Ruang Abung Balai Keratun, Bandarlampung, Bank Indonesia, Baznas Provinsi Lampung, dan masyarakat Lampung perantauan dari Jakarta menyerahkan bantuan tersebut kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Dermaga.

Berikut bantuan yang diberikan :

1. Dari Bank Indonesia
– 41 Wastafel Portable
– 16 unit wastafel 4 sisi
– 25 unit wastafel 1 sisi
– 4 wastafel portable 4 sisi
– 15.000 masker kain
2. Dari Baznas Provinsi Lampung
– Dana sebesar Rp100 juta.
3. Dari Masyarakat Lampung Perantauan
– Baju Coverall APD WP Ribstok reuse 300
– Sarung sepatu 300 buah
– Masker N95 sebanyak 400 unit
– Goggles 400 buah
– Sarung tangan 1.000 pasang

Terkait bantuan yang diberikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan terimakasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Baznas Provinsi Lampung, dan Masyarakat Lampung perantauan Jakarta, serta berbagai pihak yang telah memberikan bantuan guna mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan. Ini akan diserahkan kepada Posko satgas terpadu gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung untuk didistribusikan,” kata Arinal.

Bantuan yang diberikan, lanjutnya, harus tersentralisir. Sebab, kata dia, pemerintah yang memiliki data rerkait apa saja yang dibutuhkan dan siapa yang membutuhkan.

“Ini harus kita tangani. Agar terfokus maka ini harus tersentralisir, karena ada sekitar 20 persen rakyat kita yang tanpa Covid-19 pun harus dibantu, dan yang tahu itu adalah Pemerintah,” ujarnya.

Masih Zona Hijau

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan bahwa Lampung berada di Posisi 13 dari 34 Provinsi, dan Lampung masih berada di Zona hijau.

“Kita masih zona hijau, dan kita jangan mau masuk ke wilayah zona merah. Oleh karenanya, kita harus melakukan dengan baik siapa bekerja apa sebagai upaya pengendalian Covid-19,” jelas dia.

Berdasarkan data yang diperoleh 20 april 2020, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa ODP mencapai 2.848 orang, PDP 52 orang, dan kasus terkonfirmasi 26 orang (11 dirawat, 10 sembuh, dan 5 meninggal).

“Kita harus bekerjasama dan bergotong royong dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19. Dan alhamdulillah kita bisa sepaham dengan jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota dalam melakukan pengendalian pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Terkait ketahanan pangan, Gubernur Arinal menuturkan bahwa Lampung berada dalam posisi aman dan terkendali.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Perantauan Jakarta yang juga Anggota DPR RI, Hanan A. Rozak menjelaskan bahwa masyarakat perantauan Jakarta berinisiasi membantu masyarakat terdampak Covid-19 di Lampung.

“Kami berkoordinasi untuk menghimpun kekuatan, untuk itu kami memberikan bantuan APD terutama bagi saudara kita sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19,” jelas Hanan.

Hanan mengimbau masyarakat yang punya kepedulian untuk berbagi, hendaknya memberikan bantuan melalui posko. “Hal ini dilakukan agar bantuan lebih tersentralisasi,” jelasnya.

Hanan juga menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi di Lampung. “Alhamdulillah apa yang dikerjakan Pemprov Lampung telah berjalan baik, dan situasi tidak seburuk bahkan jauh lebih baik dari tempat lain,” jelasnya.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Budiharto menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan program sosial Bank Indonesia dalam rangka penanganan Covid-19 di Lampung.

“Ini merupakan program sosial Bank Indonesia, dan diharapkan Satgas Terpadu Covid-19 Provinsi Lampung membantu pendistribusiannya,” ujarnya.

Budiharto juga menjelaskan bahwa pihaknya juga memberikan bantuan dalam bentuk sembako kepada pihak yang ekonominya terpengaruh akibat Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Lampung, Abdurrahman menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan ini sebagai bentuk keperdulian Baznas Provinsi Lampung terhadap wabah pandemik Covid-19.

“Inilah bentuk partisipasi baznas provinsi Lampung terhadap penanggulangan covid-19 di Lampung. Dan kita berharap covid-19 ini segera berlalu,” ujarnya. (lis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.