MUSIKMusisi

KETUA PWI SUMBAR H HERANOF: ANGKAT VIRUS INI BUKAN LAGU BIASA !

“Sebagai sebuah lagu pop Indonesia, lagu ini menyentuh.Kalau diulang berkali-kali, ia menjadi lagu yang enak untuk didengar. Lagu ini menjadi lagu yang agak tidak biasa karena kalau dicoba membawakannya cukup berat, apalagi bila dinyanyikan orang awam”, ujar Heranof yang dikenal sebagai pribadi santun yang rendah hati.

 

“Lagu tentang Corona ini sudah banyak terdengar diciptakan oleh beberapa musisi di tanah air kita ini. Tapi, satu lagu yang berjudul Angkat Virus Ini yang dikarang musisi, seniman, penyair, sastrawan dan wartawan dari Sumatera Barat patut kita apresiasi. Lagu ini tentu akan menjadi catatan penting bagi dunia musik di tanah air”, kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat H Heranof Firdaus Kamis 14 Mei 2020.

Heranof nama wartawan senior itu. Ia adalah wartawan yang dikenal memiliki sentuhan seni kental. Suaranya pernah sangat mengakrabi telinga pendengar RRI di Sumatera Barat. Ia reporter kharismatik dalam dunia jurnalitik radio kita. Reportasenya cerdas, tajam dan informatif serta inovatif. Diksinya asik didengar dan dibaca. Setelah menyelesaikan masa tugasnya di RRI Padang, Heranof membidani pendirian media online Minangsatu.com—sebuah media online terkemuka dari ranah Minang. Di media ini Heranof (Wartawan Utama) —yang suaranya bagus bernyanyi dan bagus pula membaca sajak— ini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi (pemred).

Setelah mendengar lagu ‘Angkat Virus Ini’ yang diciptakan Pinto Janir , bagaimana pendapat Heranof?

“ Saya merasakan. Saya menyimak. Ini seperti sebuah doa yang terlontar ke langit dari seorang hamba kepada Tuhannya. Ada beberapa kali pengulangan kata untuk menguatkan permintaan menghilangkan virus (Covid-19) dari permukaan bumi. Di sisi lain pengulangan ini juga mencerminkan jiwa seni Pinto yang dipengaruhi gaya orang berpuisi”, tulis Heranof pada pesan WA yang ia kirimkan ke WA Pinto.

“Sebagai sebuah lagu pop Indonesia, lagu ini menyentuh.Kalau diulang berkali-kali, ia menjadi lagu yang enak untuk didengar. Lagu ini menjadi lagu yang agak tidak biasa karena kalau dicoba membawakannya cukup berat, apalagi bila dinyanyikan orang awam”, ujar Heranof yang dikenal sebagai pribadi santun yang rendah hati.

“ Saya khusus melihat Pinto lebih sebagai orang seni yang sangat produktif menangkap gejala sosial yang mengarifinya di ruang sastra dan music”, ulas Heranof yang sudah lama bersahabat dengan Pinto.

“Kalau di blantika musik Indonesia, produktifitas Pinto ini mirip dengan Dedi Dores. Yang penting , berkarya dulu, lalu diproduksi dan tebarkan kepada publik. Mau bagaimana nilai dan hasilnya, terserah saja. Begitulah Pinto dan segala karya ciptanya baik di ruang prosa, musik atau jurnalistik kita”, kata Heranof yang juga tiada henti berdo’a dan berikhtiar semoga virus ini lekas terangkat dari muka bumi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close