Padang Pariaman

Wacana Penutupan BIM Bukan Wewenang PT Angkasa Pura II

Padang Pariaman, JarrakPosPadang.com – PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang BIM menyikapi pertanyaan media terkait wacana penutupan BIM. Seperti yang diketahui, bahwa PT AP II adalah operator Bandara yang menjalankan fungsi pelayana operasional Bandara dari sisi pelayanan Terminal Bandara baik sisi darat maupun sisi udara, Minggu (22/03/2020).

Situasi yang berkembang saat ini, banyak penrbangan yang membatalkan schedule penerbangannya dikarenakan memang jumlah penumpang yang juga turun. Malahan sebahagian maskapai melakukan 2 flight dijadikan 1 flight dengan ukuran pesawat yang lebih besar.

BIM sendiri secara operasional telah melaksanakan protocol keamanan untuk menghambat penyebaran virus Covid-19.

Memang untuk memantau ribuan penumpang tidak mudah, namun minimal BIM sudah mencoba meminimalisir ruang gerak penyebaran virus dengan bekerjasama dengan KKP Bandara serta stake holder lainnya.

Terkait wacana penutupan Bandara, PT AP II selaku operator menyerahkan sepenuhnya pada pemerintah. Karena kewenangan untuk hal tersebut berada di Kementrian Perhubungan. Dari Kantor Pusat sendiri sampai saat ini, terus menekankan pada semua Kantor Cabang agar terus meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas. Tentunya tidak hanya terkait masalah virus ini saja, juga standar keamanan penerbangan tetap harus terjaga.

Terkait wacana penutupan BIM, EGM PT AP II Cabang BIM Yos Suwagiyo menyampaikan, kita dalam mengoperasikan BIM atas dasar ijin dari Kementerian Perhubungan, jadi tidak bisa kami yang memutuskan atau mewacanakan penutupan operasional sebuah Bandara.

Pada Prinsipnya, Yos Suwagiyono mengatakan, selagi belum ada perintah atau arahan dari Kantor Pusat atau Kementerian Perhubungan, BIM akan terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna jada Bandara tanpa terkecuali.

 

-Humas PT Angkasa Pura II-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close