oleh

PUISI SETAHUN PINTO JANIR

PUISI SETAHUN
*pinto janir

23.58
kurasa hidup makin tajam
menyukma memantak
ke liang penghabisan
di sela angin lalu
tikamkan rindu
bila ngilu menggaga
berputik rasa kuharap muncul bulan di sana
kutanam hati kutitipkan cinta sejangkau jiwa

23.59
ujung kata samaran makna
Berpacu waktu di stasiun tua
tanpa kereta bukanlah sia-sia
senyala racak raguku bergelora
itulah aku masinis tanpa bara
Kau kuhantar pada setumpuk rindu
kunintankan mimpi kusunyikan kau di nafasku

Bila ruang kasih menari semesra rasa
taman bunga menirwana di sudut mata
Di sana bayang-bayangmu kusulam
Adalah selepas senja hingga malam
di desahmu yang diam itu
adalah cintaku yang tak padam

0.0
Setahun kuberpuisi untukmu bertarak
kutulis di udara berkertas awan perak
di antara detik dan debar rindu merangkak
adalah nyanyianku yang tak beku tak rarak

0.13
hidup bukan soal angka-angka
bila angka-angka menciptakan perkara
ingatlah sebisamu betapa tak terhitungnya
rindu dan cintaku padamu jua !

2019-2020

* Pinto Janir penyair,pencipta lagu, sastrawan, wartawan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed