oleh

PAKAR KOMUNIKASI DAN MOTIVATOR NASIONAL DR AQUA DWIPAYANA BICARA KARYA PINTO JANIR

The Power of Silaturahim dan Mars Kebangkitan Sikumbang Sedunia

catatan: DR Aqua Dwipayana

Alhamdulillah….
Spontan kata pujian kepada Tuhan Sang Maha Pencipta itu meluncur bak peluru yang terdorong dari selongsongnya.

Lagu Mars Sikumbang Saiyo karya seniman dan budayawan hebat Pinto Janir Rajo Marah menjadi pelatuk yang memicunya.

Amboi….. Tak terasa airmata bahagia menetes hangat membasahi pipiku. Rupanya, darah Minangku berdesir merasuk alam jiwaku seirama dengan alunan lirik dan nada mars sarat makna itu.

Kutengadahkan sepuluh jari tanganku ke langit.
Ooooohhh… Tuhanku, bagi-MU-lah puja-puji setinggi langit, seluas bentang jagat raya, dan sedalam samudera. Akhirnya, sampailah pula karya anak rantau ini, buku The Power of Silaturahim–Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi yang telah terjual 140 ribu eksemplar itu mambangkik batam tarandam di kampung rajo Sikumbang. Ranah Minang tanah leluhurku..!

Dialah Pinto Janir Rajo Marah. Darahnya mendidih. Ia bergejolak tersulut bara The Power of Siaturahim. Rindu dendam yang terpendam pun bangkit. Hatinya yang gundah, pikirannya yang resah seolah menemukan kanal penghalau segala galau dan risau.
Pinto menyentilnya dalam suatu ungkapan kata penuh makna yang menggelitik tapi sangat menohok.

“Jangan rasa berdunsanak (bersaudara) hilang karena pitih (uang). Kalau dunsanak tak mampu membantu dengan pitih namun nan tali silaturahmi jangan diputuskan. Rawat dan jaga ia….” kata Pinto.

Dia melanjutkan ‘auman’ Sikumbang ‘harimau’ Minang yang lebih kencang.
“The Power of Silaturahim-nya Aqua Dwipayana menginspirasi saya menggali The Power of Spirit Sasuku nan bukan the Power of Spirit Sesaku-saku”, suara Pinto lantang.

Tegaknya Surau Kami !
Silaturahim. Itulah satu kata telah lama tertancap, mengendap di relung hatinya. Kubayangkan alam pikiran Pinto melayang ke belakang. Ke masa kanak-kanak dan remaja saat menimba ilmu dan kebajikan di surau-surau tempat urang awak menempa diri, memahami makna hidup dan kehidupan.

Dari sanalah urang Minangkabau belajar menghargai hidup dan kehidupan sebagai berkat dan rahmat Allah . Alam semesta tempat kita hidup tidak lain merupakan karunia Tuhan yang takambang jadi guru. Karena itu, di mana bumi dipijak, di situ pulalah langit dijunjung. Urang Minang diajar untuk tidak kurang ajar, lupa kacang akan kulitnya, lupa adat ajaran leluhur.

Pinto pun menuangkannya dengan apik dalam bait-bait lagu marsnya yang emosional:

“Alam takambang manjadi guru
Adaik basandi syarak syarak basandi kitabullah
Kamanakan dibimbiang anak dipangku
Maju basamo
Sikumbang basatu
Majukan nagari”

Dia membakar semangat persaudaraan orang Minangkabau, khususnya suku Sikumbang, baik yang di Ranah Minang maupun rantau seberang. Agar tidak centang perenang sebagai dunsanak.

“Sanang dunsanak samo kito raso
Sakik dunsanak padiah basamo
Lahia jo bathin kito badunsanak
Rang Sikumbang maju jo kompak”

Pinto menyerukan semangat persatuan dunsanak, untuk seiya sekata gotong royong membangun nagari. Demi tegaknya marwah dan harga diri. Sontak, dia menemukan kembali kata “Silaturahim” sebagai kekuatan perekatnya. Kata bijak kebajikan para leluhur. Yang telah lama terpendam, tertancap dalam-dalam di relung kalbu. Yang selama ini terasa sebatas mantra-mantra puja-puja. The Power of Silaturahim.

Dengan kekuatan silaturahim, dia optimistis dapat mewujudkan obsesi yang telah lama mengendap di alam pikirannya untuk menggelar “Silaturahim Rang Sikumbang Sedunia”.

Niatnya tentu mulia: agar warga Sikumbang sebagai bagian dari Urang Minang bangkit menebarkan rahmat, baik bagi kampung halaman maupun tanah rantau dan semesta tempat berpijak. Semoga niat mulai itu dapat terwujud. Aamiin.

( Catatan: Tulisan tersebut saya buat sebagai tanggapan atas artikel berjudul: “TERINSPIRASI “THE POWER OF SILATURAHIM” PINTO JANIR CIPTAKAN LAGU MARS RANG SIKUMBANG”, yang dimuat di https://jarrakpospadang.com/2019/12/30/terinspirasi-the-power-of-silaturahim-pinto-janir-ciptakan-lagu-mars-rang-sikumbang/pada Senin, 30/12/2019).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed