MUSIKMusisi

PINTO JANIR LUNCURKAN SINGLE LAGU PAYAKUMBUH YANG KURINDU

Setelah sukses meluncurkan single lagu “ Baruak Sakolah” di Pariaman, budayawan, seniman dan wartawan yang juga dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu , berselang beberapa hari , Pinto Janir kembali meluncurkan single lagu berjudul Payakumbuh yang Kurindu. Peluncuran lagu tersebut dilakukan di studio Balaikota Payakumbuh, Kamis siang ,26 September 2019.

Peluncuran lagu itu dihadiri sejumlah wartawan , Kabid Humas Kota Payakumbuh Irwan Suwandi dan beberapa orang staf humas kota tersebut. Dikatakan Pinto yang juga dikenal sebagai penyair ini, lirik lagu disusunnya bersama dengan Irwan sang Kabid Humas yang kreatif itu. Musik dari lagu tersebut ditata oleh musisi muda Sumatera Barat Dedi Kencana. Proses rekaman lagu dilakukan di DATZ Studio Padang.

Irwan mengatakan, lagu ini akan dijadikan sebagai lagu mars kota yang kelak diputar di kafe-kafe yang ada di kota ini. “ Beat lagu ini sungguh sangat memikat. Iramanya ceria dan enak untuk didengar. Sangat sesuai dengan selera bermusik para milenial”, ujar Irwan. Kata Irwan, lirik lagu ini adalah kesimpulan dari visi dan misi kota.

Ditambahkannya, peluncuran lagu tersebut juga diabadikan sejumlah wartawan media eletronik dengan pengambilan gambar secara spontan. Dalam peluncuran itu, juga melibatkan wartawan sebagai keyboardnya, yakni Syafri ario reporter PadangTV, drum langsung dipegang oleh Irwan, gitar Fiqih yang juga pegawai balaikota Payakumbuh.

“ Pinto Janir itu tipe seniman spontan. Saya kira, ini hanya peluncuran lagu semata. Ternyata Pinto langsung bersaran, supaya peluncuran ini diabadikan dalam visualisasi. Ia seperti mendoktrin kita, kita bikin vidio klip tercepat , katanya. Pinto memang bagai pemotivator ulung.Paada peluncuran itu, kata Pinto kreativitas butuh pikiran dan kemauan yang keras. Kalau bisa sekarang kita lakukan, mengapa harus menunda waktu. Silakan kawan-kawan kameramen memanfaatkan momen ini. Mari kita buat sejarah, ujarnya. Tak ayal staf Humas menjadi cepat bergerak. Merekam dan kemudian langsung mengedit sehingga jadilah ia sebuah karya dalam bentuk vidio klip yang lumayan bagus. Vidio klip langsung digarap, kemudian tayang cepat di youtube “, kata Irwan menambahkan bahwa kameramen vidio klip yang tayang di youtube itu adalah ako tuyama, wartawan yang juga staf humas. Editing diselesaikan oleh Noverial Rahmael.

Irwan berharap, lagu ini akan ditampilkan pada resepsi ulang tahun ke 49 Kota Payakumbuh yang jatuh pada tanggal 17 Desember 2019 yang akan datang. “ Kita akan undang Pinto Janir sebagai artis. Kita harap, Pinto bersedia menghibur di panggung acara ulang tahun kota”, ucap Irwan sambil mengucapkan terimakasih kepada Pinto.

Dikatakan Irwan, vidio klip yang tampil di youtube itu bukanlah vidio klip yang akan disempurnakan dalam waktu dekat. Gambar-gambar vidio klip akan memuat keindahan kota Payakumbuh dan kegiatan pembangunan di kota ini. Kita berharap, ada Pak Wali kita digambar itu. Kita akan pilih anak-anak muda berbakat Kota Payakumbuh untuk jadi bintang vidio klipnya. Harapan kita, semoga vidio klip ini dapat mengobati kerinduan rang rantau pada kampuang halaman nan tacinto”, ujarnya.

Kepada Pers , Pinto menyampaikan, ia tertarik kepada kota ini karena adanya aroma percepatan pembangunan yang sangat luar biasa. Payakumbuah, dahsyat sungguh ! Dan yang lebih istimewa lagi, kota ini pantas dan patut kita sebut sebagai kota paling kreatif di Sumatera Barat. Sanggar-sanggar seni dan budayanya, hidup sangat mekar. Anak-anak mudanya sangat kreatif. Bahkan , kota ini muncul sebagai kota kuliner terkemuka di ranah Minang. Sepanjang jalan utama kota berdiri kafe-kafe dengan disain interior yang sangat elegan dan bercita rasa. Tak kalah dengan keindahan kafe-kafe di kota Bandung. Kota ini kota hebat. Pertumbuhan ekonominya juga hebat, di atas pertumbuhan rata-rata propinsi dan nasional, yakni 6,8%. Itu pertanda tingkat kesejahteraan warga kota sangat baik. “ Kemajuan sebuah kota, tentu tak lepas dari kehebatan seorang pemimpinnya. Seorang Riza Falepi, adalah seorang pemimpin yang rendah hati, bersahaja, smart dan merakyat. Ia walikota yang dekat dan lekat di hati rakyatnya. Riza, pemimpin masa depan di ranah ini”, kata Pinto Janir .

“Saya dedikasikan lagu ini kepada kota Payakumbuh sebagai tanda kekaguman pada kemajuan dan percepatan pembangunan yang terjadi di sini. Dan yang lebih utama, saya kagum pada anak muda kota Payakumbuh yang kreatif dan cinta damai. Kalau ditanya, siapa sponsor lagu ini? Saya akan menjawabnya, sponsornya adalah pikiran saya sendiri. Anggarannya adalah anggaran pikiran. Tak perlu saya dibayar, yang penting ini sekaligus apresiasi pribadi saya kepada Pak Walikota yang senantiasa memberikan panggung dan tempat bagi penumpahan ekspresi anak muda. Anak muda butuh panggung, dan Pak Wali memberi dan membangunnya ! Saya tak perlu dibayar, bayar saja saya dengan mewujudkan kreativitas bagi anak muda…itu lebih dari cukup” kata Pinto. (Irw)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close